Thursday, 19 September 2024

COVID -19 PANDEMI

PANDEMI GLOBAL MEMBUAT JUTAAN ORANG MENDERITA •AWAL MULA MUNCULNYA COVID -19 COVID -19 awal munculnya berada di kota di Wuhan, provinsi Hubai Tiongkok. Virus COVID-19, di yakni berasal dari kelelawar dan kemudian terjadi penularan ke manusia melalui hewan lain di laut Wuhan. Pada 31 Desember 2019, kewenangan kesehatan Tiongkok melaporkan kasus penumonia yang tidak diketahui penyebabnya di kota Wuhan. Pada 7 Januari 2020, virus corona baru ditemukan dan di beri nama 2019-nCoV Virus ini menginfeksi jutaan orang-orang. Pada 11 Maret 2020, organisasi kesehatan dunia (WHO) menyatakan bahwa COVID-19 telah menjadi pandemi global. • PENULARAN DAN FAKTOR RISIKO COVID-19 COVID-19 menyebar ke seluruh dunia melalui perjalanan laut, udara , dan darat. Virus ini dapat menyebar melalui percikan air liur, pernapasan (bersin), kontak langsung, dan kontak tidak langsung dari orang yang terinfeksi. Infeksi yang menyebar dari satu orang ke orang lain melalui percikan dari saluran pernapasan yang sering di hasilkan misalnya saat batuk atau bersin. FAKTOR RISIKO COVID -19 YAITU: 1. USIA LANJUT (Lansia) : Orang yang lebih tua, terutama di usia 65 tahun ke atas memiliki risiko lebih tinggi mengalami gejala parah terpapar Covid-19. 2. PENYAKIT KRONIS : Kondisi seperti diabetes, hipertensi, penyakit jantung, penyakit paru-paru, dan gangguan ginjal dapat meningkatkan risiko perubahan yang tidak di inginkan. 3. IMUN YANG LEMAH : Individu dengan sistem kekebalan tubuh yang terganggu, seperti penderita kanker atau mereka yang menggunakan obat imun supresif, berisiko lebih tinggi. 5. KONDISI SOSIAL DAN EKONOMI : Biasanya orang yang tinggal di lingkungan yang sangat padat dan kurangnya akses kesehatan seperti rumah sakit / klinik juga dapat meningkatkan risiko terpapar COVID-19 • TANDA-TANDA TERKENA COVID-19 : 1.SESAK NAFAS 2. PNEUMONIA 3. DEMAM 4. HILANGNYA INDRA PERASA PADA LIDAH 5. PENCIUMAN PUDAR 6. FLU DIAGNOSIS COVID 19 Diagnosis COVID-19, pihak NAKES (Nala Kesehatan) biasanya untuk memeriksa tanda terkena COVID-19 menggunakan metode : 1. Tes PCR :untuk mendeteksi materi genetik virus dan dianggap sebagai standar untuk mendekteksi terkenanya COVID-19, biasanya dilakukan menggunakan usap hidung atau tenggorokan. 2. Tes Antigen : mendeteksi protein spesifik dari virus dan memberikan hasil lebih cepat daripada tes PCR. Tes ini kurang sensitif tetapi dapat berguna untuk skrining. 3. Hasil catatan : Pihak rumah sakit / layanan kesehatan akan melihat gejala dan riwayat paparan. Gejala umum covid, jika mereka menduga anda menderita COVID-19, penting berkonsultasi dengan tenaga kesehatan untuk pengujian dan panduan yang tepat. • PERAWATAN PENDERITA COVID 19 Kasus ringan penderita COVID 19, biasanya perawatannya melibatkan istirahat, hidrasi yang cukup, dan obat penurun panas seperti parasetamol. Sedangkan kasus yang berat memerlukan bantuan / perhatian dari medis lebih lanjut, ini termasuk penggunaan oksigen, obat anti virus. Dan untuk kasus yang sangat berat, mereka akan di pisahkan tersendiri dan mungkin diperlukan perawatan di unit perawatan intensif (ICU) Langkah pencegahan covid-19 : 1. CUCI TANGAN dengan sabun dan air, atau kalian juga bisa menggunakan hand sanitizer. 2. GUNAKAN MASKER saat kalian sedang berada di luar rumah. 3. JAKA JARAK saat kalian sedang di luar rumah setidaknya jaga jarak 1-2 meter dari orang lain. 4. HINDARI KERUMUNAN jangan berkerumunan karena itu dapat meyebabkan terinfeksinya COVID-19. 5. VAKSINASI. 6. ISOLASI MANDIRI jika kalian terinfeksi dan masih gejala ringan sebaiknya isolasi mandiri, jika sudah memburuk sebaiknya hubungi pihak rumah sakit / tenaga medis. 7. HINDARI MENYENTUH WAJAH pada area bagian mata, hidung dan mulut. DAMPAK SOSIAL DAN EKONOMI COVID-19 DAMPAK SOSIAL : KESEHATAN MENTAL : BISA MEMICU KECEMASAN, STRES, DAN JUGA DEPRESI AKIBAT ISOLASI. BATAS INTERAKSI SOSIAL : PEMBATASAN KONTAK FISIK SECARA LANGSUNG JUGA MEMPEMGARUHI HUBUNGAN ANTAR MASYARAKAT SEKITAR. PENDIDIKAN : GANGGUAN SAAT BELAJAR SAAT PANDEMI JUGA MENJADI DAMPAKNYA MISALNYA GANGGUAN SINYAL SAAT PEMBELAJARAN JARAK JAUH (PJJ) . PENINGKATAN KESENJANGAN : SEPERTI ORANG YANG KURANG MAMPU, ITU LEBIH TERKENA DAMPAK SOSIAL PANDEMI INI. DAMPAK EKONOMI : PENURUNAN AKTIVITAS PEKERJAAN : ADA BANYAK BISNIS , TERUTAMA SEKTOR PARIWISATA ,RESTORAN DAN RITEL MENGALAMI PENURUNAN PENDAPATAN. SERTA ADA JUGA YANG DI BERHENTIKAN UNTUK BEKERJA. PENGANGGURAN : DAMPAK PANDEMI JUGA MENINGKATKAN PENGANGGURAN KARENA PENUTUPAN BISNIS DAN PENGURANGAN TENAGA KERJA. KRISIS KEUANGAN : INI MENINGKAT KARENA KURANGNYA BIAYA UNTUK MEMBELI KEBUTUHAN AKBIAT DI BERHENTIKAN KERJA. PERKEMBANGAN VARIAN-VARIAN COVID-19 VARIAN OMICRON: Sebagian orang mengira varian omicron ini lebih ringan di banding sebelumnya , tetapi untuk orang yang tidak vaksin gejala awal yang di timbulkan bisa lebih berat. Varian Omicron ini juga hampir sama gejalanya seperti Covid-19 biasa. WHO menyatakan bahwa Varian Omicron adalah VOC, yang di artikan Virus Corona yang menyebabkan penularan yang tinggi dan juga dapat menyebabkan kematian. Bahkan Varian ini memicu efektivitas Vaksin. WHO juga memastikan beberapa varian yaitu : ALPHA, BETA, GAMMA dan DELTA. VARIAN ALPHA: Covid-19 Varian Alpha pertama kali di temukan yaitu di Inggris pada September 2020. Varian Alpha ini menunjukkan tingkat penularan yang mungkin 40-70% lebih tinggi untuk menular di bandingkan varian aslinya, varian ini juga dapat menyebabkan gejala yang lebih parah. VARIAN BETA: Covid-19 varian beta pertama kali di temukan yaitu di Afrika selatan pada Mei 2020. Varian Beta ini menunjukkan peningkatan penularan lebih tinggi di banding varian awal. Tetapi tidak sepesat varian alpha , varian Beta juga lebih menular di bandingkan varian aslinya. Varian Beta ini juga dapat mengurangi efektivitas beberapa antibodi, baik infeksi alami maupun vaksinasi. VARIAN GAMMA : Covid-19 Varian Gamma awal di temukan di Brasil pada Januari 2021. Varian ini menarik perhatian di karena kan beberapa mutasi yang mempengaruhi sistem kekebalan tubuh dan juga penyebaran virus. Varian ini mungkin lebih cepat menular di banding varian yang tidak memiliki mutasi. Berapa persen peningkatan penularannya itu masih dalam penelitian. Gejala varian gamma juga masih di dalam penelitian. Belum ada bukti varian ini menyebabkan penyakit-penyakit yang berbeda di bandingkan varian lain. VARIAN DELTA : Covid-19 Varian Delta pertama kali di temukan di India akhir 2020. Ini menjadi perhatian global di karena kan penebaran virusnya yang sangat cepat dan virus ini dapat menghindari sebagian perlindungan imun tubuh. Penelitian juga menyatakan bahwa varian delta lebih menular di bandingkan Varian Alpha , terjadi penularan yang lebih cepat di karena kan peningkatan kemampuan mengikat reseptor ACE2 pada sel manusia. Varian delta ini juga mengurangi efektivitas pada vaksin Covid-19.

No comments:

Post a Comment

Petualangan di Pangrango

PETUALANGAN DI PANGRANGO Mione Granger, seorang mahasiswi tingkat akhir yang dikenal cerdas dan gemar bertualang, mengajak keempat...