Thursday, 23 January 2025

PENGERTIAN,CONTOH,JENIS IMBUHAN

PENGERTIAN Imbuhan atau afiks adalah kata yang ditambahkan pada kata dasar. Pengimbuhan pada kata bertujuan untuk mengubah kelas kata serta makna yang terkandung di dalamnya. CONTOH Contoh imbuhan dalam bahasa Indonesia terdiri dari beberapa jenis. Ada yang diletakkan pada bagian awal, tengah, akhir, dan mengapit kata dasar. Untuk lebih memahaminya, simak pengertian, jenis, dan contoh imbuhan berikut. JENIS JENIS Jenis dan contoh imbuhan Berikut jenis-jenis imbuhan dalam bahasa Indonesia berdasarkan letaknya. 1. Awalan Awalan atau prefiks adalah imbuhan yang diletakkan di bagian awal sebuah kata. Ada delapan macam prefiks bahasa Indonesia, yakni me-, di-, ber-, ke-, ter-, se-, pe-, ter-. Berikut contoh imbuhan awalan: me- + tonton= menonton di- + pukul= dipukul ber- + main= bermain ke- + kasih= kekasih ter- + bawa= terbawa, pe- + syair= penyair, dsb 2. Sisipan Sisipan atau infiks adalah imbuhan yang diletakkan di bagian tengah sebuah kata, seperti -e-, -em-, -er-, -el-. Berikut contoh imbuhan sisipan: gigi + (-er-)= gerigi tunjuk + (-el)= telunjuk guruh + (-em)= gemuruh, dsb 3. Akhiran Akhiran atau sufiks adalah imbuhan yang diletakkan di bagian akhir sebuah kata. Bahasa Indonesia memiliki tiga macam sufiks, yaitu -an, -kan, -i. Berikut contoh imbuhan akhiran: jual + -an= jualan beri + -kan= berikan kunjung + -i= kunjungi Imbuhan gabung atau konfiks merupakan gabungan antara awalan dan akhiran yang dibubuhkan secara langsung pada kata dasar. Contoh konfiks bahasa Indonesia antara lain: per-an, ber-an, di-i, peN-an, ke-an, me-kan, me-i, memper-i, memper-kan. Fungsi pembubuhan konfiks adalah untuk mengubah kategori kata dasar verba menjadi kata benda. POLA KATA Pola kata berimbuhan Berikut beberapa hal mengenai pola kata berimbuhan yang perlu dipahami dengan imbuhan awalan atau prefiks. Imbuhan me- yang dilekatkan dengan kata dasar berawalan fonem s, luluh menjadi meny- dan peny. Contohnya meny- + sapu= menyapu. Imbuhan me- yang dilekatkan dengan kata dasar yang berawalan fonem -k, luluh menjadi meng- atau peng-. Contohnya meng- + kunci= mengunci. Imbuhan me- yang dilekatkan dengan kata yang berawalan fonem p, luluh menjadi mem-. Contohnya me- + pesona= memesona. Imbuhan me-/pe- yang dilekatkan dengan kata dasar yang berawalan fonem i, m, n, r, w, y, maka bentuknya tetap me- dan -pe. Contohnya me- + laut= melaut. Imbuhan me-/pe yang dilekatkan dengan kata dasar yang berawalan fonem c, d, j, t, z, luluh menjadi men- dan pen-. Contohnya men- + curi= mencuri. Imbuhan me-/pe- yang dilekatkan dengan kata dasar yang berawalan fonem b, f, p, v, luluh menjadi mem- dan pem-. Contohnya mem- + baca= membaca. Imbuhan me- yang dilekatkan dengan kata dasar dengan fonem vokal a, i, u, e, o dan g, h, k, luluh menjadi meng- dan peng-. Contohnya meng- + arsir= mengarsir.

No comments:

Post a Comment

Petualangan di Pangrango

PETUALANGAN DI PANGRANGO Mione Granger, seorang mahasiswi tingkat akhir yang dikenal cerdas dan gemar bertualang, mengajak keempat...